
Dialog ini menjadi benang merah yang memperlihatkan bahwa peradaban manusia, budaya, dan identitas masyarakat adat tidak pernah terpisah dari bentang bumi tempat mereka hidup, mulai dari gua karst, laut, batuan, hutan, hingga sumber pangan alami yang membentuk cara hidup dan pengetahuan lokal.
Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami bahwa “anak adat” bukan hanya pewaris budaya, tetapi juga penjaga hubungan harmonis antara manusia, geologi, dan keanekaragaman hayati, sekaligus garda depan dalam menjaga kearifan lokal agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
©2025 Raja Ampat UNESCO Global Geopark Management Body
Seluruh hak cipta.